Kata-Kata Bijak Imam Syafi’i dan Imam Ghazali

IMAM SYAFI’I

Orang yang hanya sehari-harinya hanya sibuk mencari uang untuk kesejahteraan keluarganya, maka mustahil ia mendapat ilmu pengetahuan.

Kulupakan dadaku dan kubelenggu penyakit tamakku, karena aku sadar bahwa sifat tamak bisa melahirkan kehinaan.

Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah.

Setiap manusia mempunyai orang yang dicintai dan yang dibenci. Tapi bagimu, jika ada maka berkumpullah kamu dengan orang-orang yang bertaqwa.

Jika Allah bersamamu, maka jangan takut kepada siapa saja, akan tetapi jika Allah sudah tidak lagi bersamamu, maka siapa lagi yang bisa diharapkan olehmu?

Ciri-ciri ulama akhirat antara lain: dia sangat berhati-hati dalam memberi fatwa, bahkan bersikeras untuk tidak bertaqwa sama sekali. Apabila ditanya oleh orang tentang segala sesuatu yang diketahui baik yang bersumber dari Al Qurán, hadits, ijma’dan kiyas, maka ia menjelaskan sesuai dengan kemampuannya. Sebaliknya, jika ia tidak mengetahui secara pasti, maka dengan jujur ia berkata : aku tidak tahu.

IMAM GHAZALI

Apabila secara kebetulan kamu menjadi orang yang dekat dengan penguasa, maka berhati-hatilah kamu seolah-olah kamu sedang berdiri di atas pedang yang tajam sekali.

Jangan berteman yang hanya mau menemanimu ketika kamu sehat atau kaya, karena tipe teman seperti itu sungguh berbahaya sekali bagi kamu dibelakang hari.

Hal-hal yang bisa menyebabkan badan lemah antara lain sebagai berikut: Banyak makan makanan yang rasanya masam, sering bersedih, banyak minum air tetapi tidak makan sesuatu, serta sering melakukan hubungan seksual.

Barang siapa tidak peduli terhadap nasib agama, berarti ia tidak punya agama, barang siapa yang semangatnya tidak berkobar-kobar jika agama Islam ditimpa suatu bencana, maka Islam tidak butuh kepada mereka.

Orang-orang yang tidak mengikuti keinginan-keinginan hawa nafsunya, maka tidak akan mendapat pujian dari orang banyak.

Aku akan mencari ilmu hanya karena Allah, dan aku tidak akan mencari jika untuk selain Allah.

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal.

Aku tak suka memakai baju baru, hal itu kulakukan karena aku takut timbul iri hati tetangga-tetanggaku.

Teman yang tidak membabantu kesulitan seperti halnya musuh. Tanpa saling membantu maka hubungan teman tak akan lama. Telah kucari teman sejati dalam setiap masa, akan tetapi usahaku itu siasia belaka.

Read More

Lirik Lagu Donna-Donna (Ost. Soe Hok Gie)


On a waggon bound for market
There?s a calf with a mournful eye.
High above him there?s a swallow,
Winging swiftly through the sky.

Reff:
How the winds are laughing,
They laugh with all their might.
Laugh and laugh the whole day through,
And half the summers night.

Donna, Donna, Donna, Donna;
Donna, Donna, Donna, Don.
Donna, Donna, Donna, Donna;
Donna, Donna, Donna, Don.

?Stop complaining!??? said the farmer,
Who told you a calf to be?
Why don?t you have wings to fly with,
Like the swallow so proud and free?

Repeat Reff

Calves are easily bound and slaughtered,
Never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
Like the swallow has learned to fly.

Repeat Reff

Read More

Marhaban Yaa Ramadhan - Kata–Kata Mutiara, Kata-kata Bijak, Islam

sms-ucapan-puasa-ramadhan-1431-h

 

Marhaban Ya Ramadhan….

Alhamdulillah…. Kita masih bisa merasakan nikmatnya bulan Ramadhan… Senyum dengan mulut terbuka 

Nah.. biasanya nie kalo bulan puasa gini.. SMS-an memanglah kegiatan yang paling asyik pada saat menunggu buka puasa atau waktu sahur menunggu imsak.. biasanya selain banyolan SMS juga kata-kata mutiara, hikmah atau kata-kata bijak.. hitung-hitung pahala tambahan menyebar hal baik, juga sekalian manfaatin sms gratis kalo ada.. hehe Tertawa keras

So kali ini Ay ingin post kata-kata bijak yang mungkin bisa bisa di-Copas untuk di forward di ponsel agan… (yang juga Ay copaz dari searching di Om Goo… Senyum sambil berkedip

(Nabi Muhammd SAW)

Lihatlah orang-orang yang dibawahmu dalam urusan harta dunia, dan jangan sekali-kali melihat yang berada di atasmu, supaya kamu tidak meremehkan karunia Allah yang diberikan kepadamu.

(Nabi Muhammd SAW)

Jangan sekali-kali kamu menganggap remeh kebajikan meski kelihatannya tidak berharga, yaitu seperti ketika kamu menyambut temanmu dengan menampakkan wajah berseri-seri.

(Nabi Muhammad SAW)

Orang dermawan dekat kepada Allah, dekat pada rahmat-Nya, serta selamat dari siksa-Nya. Sedang orang kikir, jauh dari Allah, jauh dari rahmat-Nya dan dekat sekali kepada siksa-Nya.

(Nabi Muhammad SAW)

Tanda tanda orang yang celaka antara lain: Bergairah dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan haram, menjauhi nasihat ulama dan selalu menyendiri jika mengerjakan shalat.

(Nabi Muhammad SAW)

Hidup didunia hanya merupakan tempat tinggal sementara untuk melanjutkan perjalanan nan jauh menuju keabadian.

(Nabi Muhammad SAW)

Cintai dan sayangilah para fakir miskin, maka Allah akan menyayangimu.

(Nabi Muhammad SAW)

Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

(Nabi Muhammad SAW)

Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.

(Nabi Muhammad SAW)

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.

(Nabi Muhammad SAW)

Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian.

(Nabi Muhammad SAW)

Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan zuhud atau tidak cinta kepada dunia.

((Nabi Muhammad SAW)

Ada dua hal tidak tertandingi kejelekannya, yaitu: Berbuat syirik dan membuat rugi umat Islam. Begitu pula, terdapat dua perkara yang tidak tertandingi kebaikannya, ialah : Beriman kepada Allah, serta memberi manfaat kepada umat Islam.

(Nabi Muhammad SAW)

Manusia yang berakal ialah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat.

(Umar bin Khatab)

Barang siapa yang jernih hatinya, akan diperbaiki Allah pula pada yang nyata di wajahnya.

(Umar bin Khatab)

Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan persangkaan, maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk kepadanya.

(Umar bin Khattab)

Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah-lembut.

(Umar bin Khattab)

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.

(Umar bin Khatab)

Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang kerana mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau.

(Umar bin Khattab)

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.

(Umar bin Khatab)

Siapa takut kepada Allah, maka tidak hidup marahnya, Siapa yang bertaqwa kepada-Nya, niscaya tidak mengerjakan sesukanya.

(Umar bin Khathhab)

Allah telah memberikan petunjuk kepadaku sehinga aku bisa mengenali diriku sendiri dengan segala kelemahan dan kehinaanku.

(Ali Bin Abu Thalib)

Kebahagiaanku jika mati sebelum baligh lalu aku dimasukkan kedalam syurga, tidak sebahagia jika aku hidup sampai tua dalam keadaan mengenal Allah yaitu yang paling bertaqwa, rajin mengerjaklan ibadah serta menerima apa apa yang telah di berikan Allah kepadaku.

(Ali bin Abu Thalib)

Pengkhianatan yang paling besar adalah pengkhianatan umat, sedang pengkhianat yang paling keji yaitu pengkhianatan pemimpin.

(Ali bin Abu Thalib)

Merenungkan tentang nikmat Allah sungguh merupakan salah satu ibadah yang utama.

(Umar bin Abdul Azis)

Akan kuberikan ilmu yang kumiliki kepada siapapun, asal mereka mau memanfaatkan ilmu yang telah kuberikan itu.

Read More

Resep Kue Telur Gabus

Bahan :
1 Bungkus Tepung Tapioka
5 Butir telur
1 Liter Minyak goreng
Bawang Putih dan garam dihaluskan (Banyaknya disesuaikan aja ^^ )

Cara Membuat :
campur Bumbu yang dihaluskan dengan tepung. Campur telur satu persatu ( agar tidak terlalu lembek atau kurang lembek ) kedalam wadah berisi tepung sampai adonan bisa di bentuk. masukkan adonan yang sudah dibentuk kedalam wajan berisi minyak dingin (yang belum dipanaskan di kompor). setelah cukup dalam wajan baru panasi minyak yang sudah berisi adonan yang sudah dibentuk hingga telur gabus matang.

Warning :
* Jangan mencampur adonan dengan air. apa bila 5 telur masih belum cukup untuk adonan sebaiknya ditambah telur lagi ... Jangan Pakai Air.
* Jangan sekali- sekali menggoreng telur gabus langsung pada minyak panas, karena telur gabus akan meledak - meledak dan hasilnya tidak bagus.

Read More

Jurnalistik Media Cetak

Hmm... Lama gak posting jadi bingung nie, gan... posting apa gitu bagusnya...?!!
So.. gimana kalo kali ini kita bicara masalah jurnalistik aja ? (Maklum... yg pux blog nak komunikasi.. meski tergolong amatiran..hehe)

Yaaa...Awalan... :) 


sebaeknya kita tahu apa itu jurnalistik. Jurnalistik yaitu kegiatan kewartawanan yang meliputi peliputan, penulisan, penghimpunan, editing, penerbitan dan proses publikasi berita pada media massa, baik elektronik maupun media cetak. 
Jurnalis adalah orang yang melakukan kegiatan jurnalistik.
Jurnal adalah objek dari proses jurnalistik itu.
Simpelnya gitu kali, Gan..hehe
Next..
Berbicara masalah jurnalistik tidak akan terlepas dari yang disebut dengan wartawan. Wartawan sama halnya dengan jurnalis, yaitu orang yang melakukan kegiatan jurnalistik.
tepatnya kata om Wiki :) Wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan jurnalisme, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti korantelevisiradio,majalahfilm dokumentasi, dan internet.

Apa lagi ya..??

Hmm.. dari pada bingung lagi apa yang mau  Ay Post... mending ini aja deh...

Resume Materi Jurnalisme Media Cetak yang sempet Ay pelajari...

1. Wartawan Profesional
Wartawan Profesional yaitu Wartawan yang mampu melaksanakan Tugas dan Tanggung jawabnya dengan baik. Baik Tugas dan tanggung jawab terhadap perusahaan Media yang menaunginya maupun masyarakat (Publik). selain itu juga seorang wartawan dapat dianggap profesional apabila memiliki :
  * Keilmuan (Pendidikan) tentang jurnalisme
  * Skill ; Mampu melakukan Investigasi reporting dan survived
  * Kompetensi : sesuai dengan profesinya yaitu seorang wartawan yang mampu melakukan proses jurnalisme
  * Kemapuan Menganalisa

2. Sembilan Prinsip Jurnalisme Menurut Bill Kovack dalam buku Jurnalisme dasar yang ditulis oleh Luwi Iswara :
  * Kewajiban Pertama Jurnalisme adalah pada kebenaran
  * Loyalitas Pertama Jurnalisme adalah kepada warga masyarakat
  * Inti Jurnalisme adlah disiplin Verifikasi
  * Para Wartawan harus terbebas dari sumber yang mereka liput (artinya bersikap Netral)
  * Wartawan harus mengemban tugas sebagai pemantau yang bebasas dari kekuasaan
  * Jurnalisme harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik
  * Jurnalisme harus berusaha membuat yang penting menjadi menarik dan relevant
  * Wartawan harus berusaha menjaga berita agar tetap proporsional dan Komprehensiv
  * Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya.

3. Makna Kebebasan Pers dalam Kode Etik Jurnalistik
Secara konstitusional kebebasan pers tercantum pada UU Nomor 40/1999 Tentang Pers.
Kebebasan Pers yang dimaksud adalah bebas bertanggung jawab, yaitu kebebasan untuk memberikan informasi yang penting dan benar kepada masyarakat (publik) atas berbagai peristiwa dengan ketentuan tidak melanggar Pasal 28 UUD 1945 ( Hak Asasi Manusia ) dan Bertanggung jawab terhadap publik, kebenaran, Hukum , Common Sense dan Akal Sehat.

4. Batasan - Batasan Iklan dalam Media.
Dalam sebuah media tidak dapat dipungkiri adanya Iklan (advertensi). Namun tidak semua Iklan dapat dipasang atau ditayangkan pad sebuah media, yaitu iklan yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi.
Pengertian Pornografi :
* Menurut RUU APP : Pornografi adalah substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika
* Menurut RUU Pornografi : Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, patung, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum,yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat
* Menurut KBBI : Pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks.


Pengertian Pornoaksi RUU APPPornoaksi adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan, dan/atau erotika di muka umum

Read More

KODE ETIK JURNALISTIK


Pembukaan

Bahwa sesungguhnya salah satu perwujudan kemerdekaan Negara Republik Indonesia adalah kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan sebagaimana diamanatkan oleh pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh sebab itu kemerdekaan pers wajib dihormati oleh semua pihak.

Mengingat Negara Republik Indonesia adalah negara berdasar atas hukum sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, seluruh wartawan menjunjung tinggi konstitusi dan menegakkan kemerdekaan pers yang bertanggungjawab, mematuhi norma-norma profesi kewartawanan, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta memperjuangkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial berdasarkan Pancasila.

Maka atas dasar itu, demi tegaknya harkat, martabat, integritas, dan mutu kewartawanan Indonesia serta bertumpu pada kepercayaan masyarakat, dengan ini Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menetapkan Kode Etik Jurnalistik yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh wartawan Indonesia.



KEKUATAN KODE ETIK JURNALISTIK



BAB I
KEPRIBADIAN DAN INTEGRITAS

Pasal 1



Wartawan Indonesia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila , taat kepada Undang-Undang Dasar Negara, Ksatria, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dan lingkungannya, mengabdi pada kepentingan bangsa dan negara serta terpecaya dalam mengemban profesinya.



Pasal 2



Wartawan Indonesia dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana mempertimbangkan patut tidaknya menyiarkan berita, tulisan atau gambar, yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan negara, persatuan dan kesatuan bangsa, menyinggung perasaan agama, kepercayaan dan keyakinan suatu golongan yang dilindumgi oleh Undang-undang.



Pasal 3



Wartawan Indonesia tidak menyiarkan berita, tulisan atau gambar yang menyesatkan, memutarbalikkanfakta, bersifat fitnah, cabul, sadis dan sensasi berlebihan.



Pasal 4



Wartawan Indonesia tidak menerima imbalan untuk menyiarkan atau tidak menyiarkan berita, tulisan atau gambar yang dapat menguntungkan atau merugikan seseorang atau sesuatu pihak.




KODE ETIK JURNALISTIK
BAB II
CARA PEMBERITAAN

Pasal 5



Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dari kecepatan serta mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya.



Pasal 6
Wartawan Indonesia menghormati dan menjunjung tinggi kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan berita, tulisan, atau gambar yang merugikan nama baik atau perasaan susila seseorang, kecuali menyangkut kepentingan umum.



Pasal 7



Wartawan Indonesia dalam pemberitaan peristiwa yang diduga menyangkut pelanggaran hukum dan atau proses peradilan harus menghormati asas praduga tak bersalah, prinsip adil, jujur, dan penyajian yang berimbang.



Pasal 8



Wartawan Indonesia dalam memberitakan kejahatan susila tidak menyebut nama dan identitas korban. Penyebutan nama dan identitas pelaku kejahatan yang masih dibawah umur, dilarang.



Pasal 9



Wartawan Indonesia menulis judul yang mencerminkan isi berita.




KODE ETIK JURNALISTIK
BAB III
SUMBER BERITA



Pasal 10



Wartawan Indonesia menempuh cara yang sopan dan terhormat untuk memperoleh bahan berita, gambar, atau tulisan dan selalu menyatakan identitasnya kepada sumber berita.



Pasal 11



Wartawan Indonesia dengan kesadaran sendiri secepatnya mencabut atau meralat setiap pemberitaan yang kemudian ternyata tidak akurat, dan memberi kesempatan hak jawab serta proporsional kepada sumber dan atau obyek berita.



Pasal 12



Wartawan Indonesia meneliti kebenaran bahan berita dan memperhatikan kredibilitas serta kompetensi sumber berita.



Pasal 13



Wartawan Indonesia tidak melakukan tindakan plagiat, tidak mengutip berita, tulisan, atau gambar tanpa menyebut sumbernya.



Pasal 14



Wartawan Indonesia harus menyebut sumber berita, kecuali atas permintaan yang bersangkutan untuk tidak disebut nama dan identitasnya sepanjang menyangkut fakta dan data bukan opini.
Apabila nama dan identitas sumber berita tidak disebutkan, segala tanggung jawab ada pada wartawan yang bersangkutan.



Pasal 15



Wartawan Indonesia menghormati ketentuan embargo, bahan latar belakang, dan tidak menyiarkan informasi yang oleh sumber berita tidak dimasukkan sebagai bahan berita serta atas kesepakatan dengan sumber berita tidak menyiarkan keterangan off the record.




KODE ETIK JURNALISTIK
BAB IV
KEKUATAN KODE ETIK JURNALISTIK



Pasal 16



Wartawan Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa penataan Kode Etik Jurnalistik ini terutama berada pada hati nurani masing-masing.



Pasal 17



Wartawan Indonesia mengakui bahwa pengawasan dan penetapan sanksi pelanggaran Kode Etik Jurnalistik ini adalah sepenuhnya hak organisasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan dilaksanakan oleh Dewan Kehormatan PWI.
Tidak satu pihak pun di luar PWI yang dapat mengambil tindakan terhadap wartawan Indonesia dan atau medianya berdasarkan pasal-pasal dalam Kode Etik Jurnalistik ini.



Read More

Perempuan

Read More

PUISI Gerakan

Read More

FB Comment

 

©2009CATATAN KECILKU | by TNB