Ini Saja

Kutarik cerita pagi kemarin..
Berani benar kau masuk dalam khayalan tidurku..
Berani benar kau bawa dia bersamamu..
Kau pikir kau siapa ?

Tak ingin ku khayalkan lagi
yang benar-benar tak mungkin jadi nyata
Jadi berhentilah mengganggu tidurku
Seperti inginmu tak pernah mengenalku
Tuhan tahu tentang itu

Ku lempar cerita pagi ini
Ada banyak puisi yang melagu di diaryku
Tentang hidup yang Tuhan tuliskan

Sudah ku mengadu pada Tuhan
tentang semua lika-likunya
Hanya belum ada jawaban
Karena ku tak pernah sempurna

Ku ikat semua cerita hari ini
Ku tengok wajah lain..
Bolehkah ku pinjam bahu lapangmu ?
Tuk remukkan semua karang yang tek henti terkikis
bolehkan aku menangis di antara rengkuhan
senyummu dan diamku ?

Kucari lorong damaiku
Belum ku temukan ujungnya
Masih seperti kemarin dan tadi pagi

Read More

All about fell and miss

Kalau jarak ini hanya tertempuh tapak
Kalau kau dengar dengan cukupku berteriak
Tak kan ada kegalauan merasuk dalam kosongnya hati
Setiap perbedaan warna laut membungkus cerita kita yang berbeda
Saat ku hanya mampu tertegun
Saat ku hanya mampu berfikir
Tuhan menciptakan biru lembut yg brcerita tentang hidup
Tuhan menciptakn pandangan kita
Terbatas pada garis liangkaran yg terputus
Dalam ruang cahaya
Sesekali ku tengok kebelakang
Melihat pengantar cerita tentang siapa yg tersenyum disampingku
Disini kutinggalkan segala tanya yg tak mampu terjawab
Bisakah kau bawa ku jauh
Tenggelamkanku pada palung yg sudah kau hias untukku
Buatku melayang di bawah air yg tak kujangkau..
Disini ingin ku buang resah yng terbawa mimpi semalam
Entah kapan lagi rindu pada biru ini kn terbalas
Entah berapa lama lagi
Kudengar celoteh tawa para penakhluk biru
Yg slalu membuatq berdecak kagum

Kodingareng Island, 28 feb 2015

Read More

Today

Saat mata kita bertemu
Bukan bibir kita yang berbicara..
Namun hati kita yang bercerita
Ada tujuan yang masih ku baca
Diantara kedua ujung senyummu..

Lelah berlari mencari makna
Mulai ku bosan mereka-reka kejujuranmu
Tentang perasaan yang terus disembunyikan
Yang terkadang tak ingin ku tahu

Mungkinkah rasa kita sama
Tak ada yang berbeda
dan mudah disatukan
Tak ingin hanya waktu yang menjawab
Agar ku tak menduga
Agar ku dapat menata hatiku untukmu...

Read More

Surat Singkat Untuk Kau Tahu

Rembulan terus saja redup memancar. Cahayanya seakan tak sampai pada ujung cemara yang berdiri kokoh didepan rumah Alena. Gadis berambut ikal sebawah bahu itu menatap lekat pada bundaran bercahaya yang malu-malu itu. Meski begitu, pikiranya bukan bercerita tentang benda yang sedang ia tatap. Pikirannya sedang menyusun kalimat yang akan ia tuangkan pada lembaran yang ia pegang. Sedetik dua detik, jemarinya mulai berayun.

"Aku telah melewati berbagai rasa dan keadaan hingga jatuh berhenti padamu. Saat merasa begitu cepat mencintai dan begitu lama melupakan. Saat berusaha agar bisa mencintai tanpa alasan dan berusaha melupakan dengan berbagai alasan. Saat seseorang menunjukkan jalan untuk mencintaimu hingga aku tak mampu menemukan jalan untuk melupakanmu."

"Aku pernah dengan sengaja masuk ke dalam perangkapnya untuk melarikan diri. Benar-benar aku tak mampu lagi keluar dari perangkap itu. Sebab aku nyaman di dalamnya. Sampai aku berkhianat pada keadaan untuk menjauh darinya. Sampai aku hanya mampu merasa ling-lung saat mereka menyentuh perasaanku. Semua karena pengkhianatan itu. Bersama dengan pelarianku, pengkhianatanku dan rasa bersalahku"

"Dan kau berhasil. Dan kau tak menyadarinya. Dan aku tak mampu berbuat apa-apa. Dan kau mencuri hatiku jauh lebih banyak dari yang lain. Habis sehabis habisnya."

"Aku bahkan tak sanggup tidur tenang karena kalian. Aku bahkan telah menghabiskan seluruh air mataku. Aku bahkan nyaris tak memiliki hati. Aku bahkan tak bisa menulis puisi jatuh cinta atau patah hati lagi. Sebab kini aku tak punya hati lagi. Sebab aku telah melewati jalan untuk mencintaimu hingga aku belum menemukan jalan untuk melupakanmu."

Empat bait telah berhasil ia rangkai diatas kertas putih yang kini tak polos lagi. Mata Alena kembali memandang langit dari jendela kayu kamarnya. Si bulat bercahaya itu kini benar-benar menghilang dan bersembunyi. Sekedipan kemudian, tangannya meremas kertas yang ia pegang. Tulisan-tulisan didalamnya pun ikut berjubal menjadi bola-bola kertas lusuh itu. Entah apa yang ia pikirkan. Tak ada yang mengerti kecuali Tuhan dan dirinya sendiri.

*End

Read More

Inget FILM LAMA...

Haduuuuuhhh...Ngeliat stok film di laptop yang udah mulai sepi,,, jadi rindu dengan film-film jadul ala tirai bambu... Penginapan pintu naga, pendekar harum, Ular Putih, Putri Cheun ping dan masih banyak lagi film-film keren (menurutku) dengan gaya rambut mereka yang disisir licin,panjang dan unik, tapi tetap saja tidak mengurangi ketampanan pemeran lelaki dan bahkan menambah kecantikan pemeran wanitanya...

Tapi disini kita gak kan membahas tentang penampilan mereka... justru saya lebih tertarik pada sountrack lah\gu film-film itu.. sayang masih gak ada MP3nya yang bisa didownload.. :D

Nah ini ada dua lirik lagu yang masih sempat teringat....dan yang pertama ini... Asliii.... ngena' bingitss.. :D (modus)

LIRIK LAGU PENDEKAR HARUM

Tak pernah kau tahu ku cinta kamu
kau s'lalu menjalani hidup sendiri
Tak pernah kau mau untuk mengerti 
perasaan dihati selalu menanti

Kau tunjukkan senyum itu
menggoda hatiku
kau harumkan bumi ini
dari segala angkara

Oh,, angin.. bisikkan cintaku padanya
Harummu tak terlupakan
walau kau jauh...


Nah,,, kalau satu ini Ost. Pendekar pemanah rajawali versi lama bingitss.. heheehe


LIRIK LAGU PENDEKAR PEMANAH RAJAWALI

Tak Pernah ku mengerti perasaan hati
Getar yang ada di jiwa apakah itu cinta

Hari - hari t'rus berlallu
Arungi samudera biru
bersama kita kan hadapi
Berdua kita lalui

Tak ada yang seindah 
kata - kata cintamu
tak ada lagi ras gundah
oh betapa bahagia..
oh betapa bahagia...

Hmm... ada beberapa lagi sich film-film yang lagunya sampai sekarang masih saya hafal.. tapi nanti lanjut di next page aja ya... :)

Read More

Chord & Lirik Kisah Sementara

Intro : G   C   D   C  G

G                  Em
Aku tersadar aku di sini
D                                        G
Meninggalkan cintaku yang dulu
G                              Em
Tak pernah kusangka engkaupun datang
D                                        G
Membawa bahagia dalam hidupku

Am                                D
Namun ku tahu kau tak sendiri
Am                                D
Ada cinta yang lain dihatimu

*
G
Baiknya kita harus berhenti
Em                                             D
Jangan teruskan kisah yang kan menyakitkan kita
G                               Em
Baiknya kau kembali padanya
C                          D        C       G
Kita hentikan kisah sementara kita

G    
Kucoba menjauh
Em
Menjauh darimu
C                                        G
Namun senyummu s'lalu terbayang

Am                                D
Dan aku tahu kau tak sendiri
Am                                D
Ada cinta yang lain di hatimu
Hoooohh,,,,,

Back to *

C                    D
Aku butuh kepastian
C                   D
dan diapun sama
C                          D
Kini ku harus melepasmu
C                          G
Meski kau begitu berarti

G
Baiknya kita harus berhenti
C                          D        C       G
Kita hentikan kisah sementara kita

*Anne*


Read More

Lukisanku

Kupilih satu palet berbentuk hati
dari rak rapuh di sudut ruang kosong pandanganku
Kucelupkan kuas terkuatku pada cairan warna
yang siap ditorehkan pada kanvas kehidupan
mengikuti sketsa Tuhan

Ku torehkan warna biru langit
Dari ujung batas mataku
Meninggi ke langit biru yang luas terhampar
Seperti asaku tentangmu

Semu kusapukan warna merah senja
tuk sembunyikan warna bahagia yang tak terbendung
sejalan dengan rona pipi yang kututupi
Terlukis dari mataku saat menatap ke dalam matamu

Namun ada keraguan yang tiba - tiba meraja
warna apa yang hendak kulanjutkan
Sebab ada cat hitam yang ingin ditorehkan menjadi mendung
Warna kelabu dari pertanyaanku
Mungkinkah matahari muncul dari senyummu
dan menoleh padaku saat itu ?

Disudut kanvasku
Kutuliskan sebuah nama
yang bahkan matakupun tak tahu
Hanya hatiku dan Tuhan...........

Read More

Ini Tentang Apa ???

Warna ini terus membawaku
Menggiring rasa penasarasan

yang kemudian  menjatuhkanku pada lubang berduri

Sekilas kita nampak sama..
Tapi tak jelas bagiku tentangmu
Cukup banyak intan yang ku pecahkan
Bagaimana perihnya pernah kurasa
Diri ini pernah seperti intan-intan itu

Kita meninggalkan satu intan di negeri seberang sana

Aku tahu milikmu
Mungkin kamu tahu milikmu...
Namun sepertinya kita berbeda,,

Kutinggalkan intan itu dalam keindahan
Meski ia menjadi tak berkilau
Aku tak yakin kau letakkan intanmu dalam kotak ajaibmu

Perlahan telah kucoba
Meletakkan hal berharga itu dalam sebuah kesabaran dan kepercayaan
Hingga tenang dalam hatiku
Hinggan muncel sebonkah emas
yang siap ku buat sepasang pengikat di jari manis
untuk kami...

Read More

FB Comment

 

©2009CATATAN KECILKU | by TNB